LOVE IN A WHEELCHAIR

Aku terpaku Menatap sosok di hadapanku,hatiku masih sama,aku masih mengagumi dia,mencintainya dengan sangat,
Sekali lagi aku bertanya padanya…,Kenapa radit…? Tolong kamu jawab aku…..?kamu hanya diam,bisu hingga aku menjawab sendiri tanyaku dengan uraian air mataku yg tak mampu ku bendung.Kenapa radit,apa karna kamu sudah berada di sana,
Radit menjawabku..,pergilah Kayla..,pergilah dariku,tempatmu bukan di sini,aku bukanlah orang yang sama yang dulu kamu kenal,aku sekarang cacat,lumpuh dan tak punya daya apa-apa lagi…,aku tidak perduli dengan itu semua,bagiku aku hanya mencintaimu,hatimu.aku tidak menilai sosokmu yang sekarang,bagiku kamu tetap radit,orang yang dulu,sangat aku cintai,walaupun sekarang kamu telah terpenjara di kursi roda itu.karna kecelakaan itu,radit telah berubah,kedua kakinya tak di milikinya lagi,harapannya juga. itulah harapanku yang sia-sia,radit tidak pernah memberiku peluang untuk mencintainya lagi,seperti dulu,sampai dia benar-benar telah hilang dariku,meninggalakanku.aku mencarinya kemana-mana,berusaha menemui keluarganya,tapi jawaban mereka sama,tidak ada yang mengetahui keberadaan radit.aku tau mereka bohong padaku,tapi aku bisa apa..? Terkadang sampai saat ini aku merasa Tuhan tidak adil padaku,demikian juga radit,dia pergi meninggalkan aku di saat aku sangat mencintainya.hatiku patah hancur seketika,sampai beberapa tahun kemudian,aku mendengar kabar jika radit berada di suatu pondok pesantren,dia belajar ilmu agama di sana,kata sumber yang mengatakan padaku.Keesokan harinya aku pergi ke tempat yang di katakan orang tsb,setelah menunggu beberapa lama,akhirnya seseorang menemui aku,di temani oleh seorang wanita yang berkerudung panjang berwarna gelap,sekilas, wanita itu sangat terlihat cantik,anggun dan wajahnya bercahaya,meskipun terlihat kalau kedua matanya buta.di pangkuan radit, ada seorang anak yang sangat lucu,tampan pasti seperti itu wajah radit sewaktu kecil.aku sudah tau apa yang terjadi di kehidupan radit sekarang…,aku sudah tau.aku tidak bisa lagi,membendung air mataku,aku hanya berucap Radit,aku tidak mengerti mengapa kamu meninggalkan aku.radit menjawab,inilah kehidupan aku yang sebenarnya Kayla.tiba-tiba saja,wanita tsb pamit kepada radit, ” abi,aku kebelakang sebentar yah,dia juga tersenyum padaku,dan mengatakan padaku,mbak aku pamit dulu yah,aku menghargai mbak,aku senang mbak datang ke tempat kami,mas radit,selalu bercerita ttg mbak,dia sangat menyayangi mbak,sampai saat ini.aku menangis lagi,saat wanita itu telah berlalu dari hadapanku. Maafkanlah aku Kayla,sebenarnya sampai sekarang aku masih sulit melupakanmu,hatiku telah menjadi penyakit bagi diriku sendiri,entahlah,apakah aku harus menyesal atau menangis di hadapanmu,tetapi aku benar-benar masih menyayangimu.Tetapi aku harus yakin dengan diriku sekarang,aku berharap kamu bisa bahagia tanpa aku,karna sekarang aku sudah di miliki aisyah dan hasaan,istri dan anakku.perempuan tadi anak pak kiyai,pemimpin di pondok ini,dia buta semenjak lahir,dia menjadikan aku sekarang kedua matanya,dan aku tak bisa mengecewakan dia,apa lagi sekarang ada hassan di antara kami,kata radit.
Oh Tuhan..,aku mengerti mengapa engkau memberi aku kedua mata,dan sejumput hati,karna pada saat inilah aku harus ikhlas menyaksikan apa yang sedang terlihat olehku sekarang.hatiku sakit…,tetapi seketika mengalir hawa sejuk di seluruh tubuhku,aku ikhlas,aku rela melihat radit sekarang bahagia,meskipun bukan denganku,walaupun sosoknya tak bisa lagi ku rengkuh dalam pelukanku….”
Tiba-tiba saja,bibrku yang keluh berucap” radit,izinkan aku memelukmu untuk yang terakhir kalinya,aku mohon….,dari balik punggungku aisyah menjawab,peluklah dia abi,peluklah dengan bagian hatimu yang lain,karna aku tau sebagian hatimu,telah termiliki olehnya.tetapi aku akan berusaha sabar,ikhlas dan aku tau pasti kalau sebenarnya hatimu mmg hanya sebagian untukku,aku tak lagi bisa membendung suara tangisku,aku memeluk aisyah,aisyah juga memeluk aku.kami berpelukan,dan kurasakan juga aroma tubuh yg dulu sangat mencintaiku,radit telah memberi pelukannya kepada kami berdua,aisya dan aku.aku kembali terhanyut dalam tangisku,demikian juga mereka.Beberapa saat,aku pamit,aku pergi meninggalkan pondok itu,aku tinggalkan cintaku di sana,bersama wanita yang mencintainya dengan ikhlas…..

Posted with WordPress for BlackBerry.

Tentang bidadaricantique

aku adalah aku,di hatiku ada cinta,derita,air mata dan bahagia....,tetapi hanya ada satu nama yang tersimpan di hatiku selamanya.....,sampai aku mati,nama itu adalah.......
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s